maxwin138
maxwin138
maxwin138

Zulhas Soal Sikap PAN di Pilpres 2024: Tunggu Sampai Akhir Agustus

Zulhas Soal Sikap PAN di Pilpres 2024: Tunggu Sampai Akhir Agustus

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas menanggapinya soal Partainya akan menyatakan sikap pada bulan Agustus. PAN dikabarkan akan melaksanakan tugas Jokowi.

“Nantilah nanti. Kan akhir Agustus masih ada 31 hari,” Kata Ketum Zulhas usai ada jalan santai Bappebti bersama Kemendag, Jakarta, Minggu (30/7/2023).

Selanjutnya, ia juga mengatakan untuk melihat sampai akhir Agustus soal isu jokowi akan menuju arah kemana?

“Ya, pokoknya nanti lihat sampe tgl 31 Agustus,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkap kalau ayahnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menentukan arah dukungan ke salah satu bakal Capres 2024. PAN yakin sosok tersebut merupakan tokoh yang berasal dari partai koalisi pemerintah.

“Pak Presiden Jokowi tentu secara moral dan spiritual akan mendukung calon yang berasal dari koalisi partai politik pemerintah. Hal ini bertujuan agar calon terpilih dapat melanjutkan program pembangunan saat ini serta melakukan perbaikan, perubahan, atau revisi agar program dapat berkelanjutan,” kata Waketum PAN Viva Yoga kepada wartawan, Kamis (27/7/2023).

Viva menyebut tokoh capres dari partai koalisi saat ini yakni bacapres Gerindra Prabowo Subianto dan bacapres PDIP Ganjar Pranowo. Namun dia yakin Jokowi tidak akan mengungkap sosok yang didukungnya itu.

“Saat ini ada dua figur, yaitu Mas Ganjar dan Pak Prabowo. Pak Jokowi tidak mungkin akan menyebut nama untuk mendukung salah satu nama,” ujarnya

Di sisi lain, dia menilai apa yang dilakukan Jokowi ini dengan memutuskan dukungan ke satu capres bukan sebagai bentuk abuse of power. Viva mengatakan konteks dukungan itu masih dalam koridor undang-undang.

“Saya meyakini bahwa bentuk dukungan presiden di pilpres tidak akan abuse power, atau melakukan penyimpangan kekuasaan. Konteks dukungan presiden mesti di koridor konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Pak Presiden Jokowi tidaklah mungkin di publik mendukung dan menyebut salah satu calon: Mas Ganjar atau Pak Prabowo,” ucapnya.

“Sebenarnya bentuk dukungan Presiden Jokowi ke bakal calon adalah memberikan Jokowi Effect kepada salah satu pasangan calon, nantinya. Atau paslon akan memanfaatkan Jokowi effect untuk tujuan meningkatkan elektoralnya,” ujarnya.

 

https://www.liputan6.com/pemilu/read/5357055/zulhas-soal-sikap-pan-di-pilpres-2024-tunggu-sampai-akhir-agustus”>Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *